Mandai, Kulit Cempedak Goreng

oleh

Kita pernah mengenal suatu pepatah, “Pabila makan kacang, jangan lupa kulitnya.” Kali ini, ayo pepatah kita ubah, ‘Pabila makan cempedak, jangan lupa kulitnya.” Beda dengan kacang, kulit cempedak benar-benar bisa dimakan.

Di Kalimantan, khususnya Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, sehabis makan cempedak, kulitnya tidak dibuang. Kulit cempedak akan dikupas bagian luarnya, seperti kita mengupas kulit nangka jika hendak dijadikan sayur lodeh. Kulit kemudian dicuci.

Bumbu yang digunakan untuk memasang kulit cempedak sangat mudah. Siapkan air asam Jawa secukupnya lalu tambahkan garam. Balurkan kulit, lalu goreng. Di Kalimantan Tengah, kulit cempedak yang telah digoreng ini disebut mandai.

Mandai Goreng

Mandai Goreng

Hmmm… Kulit cempedak goreng nikmat disantap dengan nasi hangat. Ada rasa manis dibalik kulit yang kenyal, juga aroma yang khas.

Pilihan kulit juga bisa kita tentukan. Selera saya, kulit yang cenderung lembek rasanya lebih manis dan kenyal dibanding kulit yang lebih keras.

Penasaran untuk mencoba atau membuat varian lainnya?