Acara Batamat Al Qur’an

oleh

Acara batamat

Acara Batamat

Religiusitas Kotawaringin Timur tercermin dari apresiasi adat akan seorang insan yang khatam Al Qur’an. Anak yang tunai mengaji merupakan kebanggaan dari setiap orang tua. Prosesi ini disebut Batamat, yaitu pembacaan surat-surat pendek Al Qur’an (dari Ad duha) oleh si anak.

Para ibu akan telaten menghidangkan ketan di atas nampan besar dengan bendera-bendera di atasnya. Bendera ini bisa berupa uang, kertas minyak yang dihiasi bolongan berbentuk wajik, atau bendera negara.

Telur rebus berada di antaranya. Usai acara doa, telur yang dipercaya mengandung keberkahan hidup ini akan dibagikan. Namanya: “Hantalu (Telur) Penerang Hati”.

Tidak lupa, Kembang Payung yang selalu menjadi ciri khas acara Batamat. Kembang payung merupakan rangkaian berbagai bunga dan daun pandan yang dijahit dengan daun kelapa, kemudian ditata dan diberi tongkat menjadi bentuk payung. Acara ini bisa dilakukan untuk kelompok atau seorang anak yang Batamat.

Guru mengaji dan kerabat tuan rumah akan turut hadir. Beberapa daerah di Kalimantan juga mengenal seremoni ini.

Sumber foto: Grup Info Online Sampit