Pernak-Pernik Eksotis

oleh

Gelang dan cincin rotan buat kamu yang ingin tampil beda.

Gelang dan cincin rotan buat kamu yang ingin tampil beda.

Aksesoris eksotis ini merupakan kerajinan dari masyarakat Dayak di Bumi Kalimantan. Rotan, di masa lalu begitu berjaya hingga salah satu wilayah di Kalimantan Tengah, yaitu Katingan terkenal dengan limpahan rotannya.

Namun, perkebunan rotan semakin terkikis. Di Kotawaringin Timur (Kotim) sendiri, lahan rotan hanya tersisa 20 %. Banyak petani yang putus asa dengan kebijakan larangan ekspor dari pemerintah. Di satu sisi, kebijakan ini memang menguntungkan karena rotan haruslah diolah terlebih dahulu baru dijual barang jadinya. Tapi, keuntungan bagi siapa? Bagi pemerintah dan pengolah, memang. Di sisi lain, kebijakan ini justru membuat para petani bahan baku terpuruk. Harga terus turun. Dulu, dengan kebijakan ekspor, harga rotan basah yang dulunya Rp 3.300 per kilogram turun menjadi Rp 2.000 per kilogram. Harga rotan kering dulunya Rp 18.000 per kilogram sekarang turun menjadi Rp 10.000 per kilogram. Sementara itu, industri pengolahan rotan hanya bisa mengambil 10% hasil produksi. Banyak rotan yang kemudian tidak ada pembeli lalu hanya membusuk. Semua ini membuat para petani rugi hingga bisa dibilang, hampir putus asa. Banyak dari mereka yang kemudian mengganti kebun rotannya dengan kebun Kelapa Sawit.

Menurut kemenperin.go.id, di Kotim ada dua industri pengeringan rotan. Lokasi keduanya di Kota Besi Hilir dan Baamang Hulu. Saya pernah menemukan pengrajin rotan asal Terantang di Festival Isen Mulang 2013. Mereka juga membuat barang-barang rumah tangga seperti tudung saji. Olahan mereka ini paling laku lho di antara barang-barang pamer Kotim waktu itu. Mereka sampai harus membuat lagi di penginapan. Jikalau, peminat kerajinan rotan mem-bludak, industri pengolahan juga akan perlu bahan baku yang banyak sehingga rotan-rotan petani bisa terbeli.

Betewe, aksesoris etnik seperti pada foto sedang tren lho. Nah, kalau di pusat Kota Sampit, pernak-pernik rotan bisa kita dapat di Pusat Oleh-Oleh sekitar Pelabuhan Sampit. Banyak toko-toko yang menawarkan berbagai pilihan. Ada cincin, gelang, tas, dan lain-lain. Model, motif, dan warnanya macam-macam. Harga cincin Rp 2.500 saja, kalau kuat menawar, dengan Rp 5.000 bisa dapat tiga. Harga gelang ada yang Rp 10.000 hingga Rp 25.000. Kapan lagi? Serbuuuuuuuuu.