Nongkrong di PPM, Santai Dibuai Suara Perahu

oleh

Suasana tempat nongkrong di PPM

Suasana tempat nongkrong di PPM

Well, anak Sampit mana yang belum tahu kawasan nongkrong Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM). Bagi Anda pengunjung Kota Sampit, coba deh suasana makan di tepi Sungai Mentaya ini. Ajak pacar, kelurga, atau teman. Tempat ini juga cocok bagi mereka yang ingin menyendiri.

Kebersamaan Anda akan semakin romantis dengan sayup-sayup suara perahu motor. Untuk Anda yang memilih jalan-jalan tanpa teman, alunan alat transportasi tradisional itu sedap menenangkan pikiran. Angin sepoi membuai-buai semakin membuat santai.

Tempat ini dibuka dari pukul lima sore hingga pukul sepuluh malam di koridor atau teras luar area pasar kain. Silahkan pilih meja dan makanan apa yang ingin Anda santap. Ada nasi goreng, ikan bakar, mie goreng, mie kuah, jajanan, es buah, dan lain-lain.

Ada juga café yang menyajikan suasana semi indoor dengan alunan musik karaoke. Area ini terlihat lebih eksklusif dengan kursi dan meja yang dihias. Kalau ingin mencobanya, cari gapura bertuliskan Pusat Perbelanjaan Mentaya, tidak jauh dari deretan Pedagangan Kaki Lima.

Kapan lagi memanjakan kelima indera Anda sekaligus? Lidah dengan makanan, telinga dengan suara perahu, hidung dengan aroma, dan kulit dengan suasana. Pemandangan sungai membentang dan kelap-kelip lampu permukiman di pulau seberang sangat indah dipandang.

Selesai atau sebelum makan, enaknya jalan-jalan, menikmati pemandangan Sungai Mentaya. Anda bisa mengakses wisata perahu langsung dari tempat nongkrong ini. Dermaga dengan perahu yang siap berangkat, terdapat di depan deretan pedagang. Untuk perahh motor, Anda dapat menikmati perjalanan dengan Rp 50.000 sekali berangkat. Dengan harga ini, Anda bisa melihat permukiman tepi sungai dari PPM hingga kawasan Baamang Hulu dengan sensasi yang beda.

Bagaimana? Objek wisata satu ini menarik untuk dicoba!