JUHU TALIS: SIAPA TAKUT MAKAN KELADI?

oleh

Pernah makan keladi? Umbinya mungkin iya. Takut gatal? Ah, kata siapa… Talas atau talis (Bahasa Dayak) bahkan menjadi menu sehari-hari di Sampit. Bukan hanya umbinya, tetapi juga batang yang dimasak dengan cara khusus.

Ada berbagai macam talas yang bisa dimakan, salah satunya kaladi kancur. Pertama-tama, bersihkan dulu kulit umbi. Kemudian, potong batang menjadi beberapa bagian cukup panjang.

Kaladi kancur

Kaladi Kancur

Menghilangkan Gatal

Bagian kulit terluar batang harus dibuang. Caranya, potong sedikit pinggiran ujung batang (pada bagian yang lebih besar), tapi jangan sampai putus. Lalu tarik, sehingga permukaan kulit terangkat. Lakukan pada sekeliling batang.

Cuci semua bagian talis. Siapkan air, masukkan asam Jawa ke dalamnya. Rebus talas dalam air asam ini. Setelah mendidih, angkat deh. Buang airnya, tiriskan.

Ikan Asin

Elemen ikan asin dalam masakan ini sangat penting. Juhu Talis balamak (menggunakan santan) takkan sedap tanpanya. Ikan asin akan memberikan aroma dan rasa yang khas.

Bagian yang biasa digunakan adalah kepala. Makin mantap kalau ditambah daging ikannya. Jenisnya bisa ikan telang, tenggiri, lais, dan sebagainya. Namun, tidak semua ikan kering cocok jadi bahan juhu (makanan berkuah) ini.

Bumbu

Bahan-bahan penyedap masakan ini mirip dengan Juhu Ansem, hanya saja, tidak pakai kemiri. Siapkan lengkuas 5cm, kunyit 1 cm, kemiri 5 butir, dan bawang merah 6 butir. Ulek bumbu hingga halus, lalu tambahkan terasi secukupnya. Tidak perlu menggunakan garam karena rasa asin sudah berasal dari ikan kering.

Di tempat berbeda, masukkan asam Jawa ke dalam setengah gelas air. Peras hingga kental, masukkan ke dalam bumbu kemudian aduk rata. Siapkan santan kelapa tua ±1 liter.

Juhu Talis

Juhu Talis

Cara Memasak

Masak santan talas, ikan asin, dan bumbu hingga mendidih. Sebelum diangkat, cicipi dulu, siapa tahu rasanya kurang asin.

Insang Favorit

Saya rekomendasikan untuk mencoba bagian insangnya, siapa tahu kita satu selera. Aroma ikan asin dan bumbu-bumbu berpadu dengan tekstur insang yang renyah. Ada sensasi tersendiri saat mengunyah bagian ini.