Hati-Hati dengan Istilah Taksi di Kota Sampit

oleh

Hati-hati dengan istilah taksi di Sampit. Di Kota Mentaya ada taksi? Ada, tapi jangan harap Anda akan menemukan mobil mini dengan plang taksi dan ber-AC di dalamnya. Sepertinya, istilah ‘taksi’ ini umum di Kalimantan. Travel writer sekelas Trinity saja pernah terjebak dengan sebutan tersebut.

Taksi is Mobil Angkutan ke Luar Kota

Oke, bagi Anda pendatang baru di Kota Sampit dan sedang terburu-buru kemudian diberitahu ada taksi, Anda mungkin terkejut setelah melihatnya. Anda bakal menemui mobil semacam Innova tanpa tulisan Taksi di atasnya. Kendaraan tersebut pun tidak diberi stiker, cat, atau warna khusus perusahaan angkutan. Perlu diingat, taksi macam ini bukan transportasi dalam kota tapi ke luar kota seperti ke Desa Bagedang, Samuda, Kota Besi, Cempaga, sampai antar-provinsi.

Dalam konteks nasional, mobil yang berfungsi untuk mengangkut penumpang dalam perjalanan jauh disebut travel. Adapun sebagian taksi di Kota Sampit bernaung di bawah perusahaan jasa travel, sebagian tidak.

Taksi dari Jasa Travel

Untuk taksi jasa travel, Anda bisa pesan via telpon atau membeli tiket langsung di kantornya. Perusahaan ini juga menyediakan taksi ke Bandara H. Asan, Sampit.

Taksi Terminal

Ada juga taksi yang bisa langsung Anda datangi di terminalnya. Taksi-taksi antar-desa, kabupaten, hingga provinsi biasa mangkal di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM), Sampit. Lokasi ini dekat dengan area Patung Jelawat atau pelabuhan. Titik terminal taksi lainnya ada di Jalan Rahadi Usman, sekitar Toko Soen, masih dekat dengan PPM. Namun, Anda harus menunggu mobil penuh penumpang dulu baru bisa berangkat.

Taksi Lambai

Ada lagi taksi yang bisa dicegat di tengah jalan. Jika ingin ke desa sekitar perkotaan Sampit, cukup berdiri di jalan-jalan utama (seperti Jalan Tjilik Riwut dan H.M. Arsyad). Lambaikan tangan pada mobil yang cirinya seperti taksi (mobil kapasitas keluarga). Begitu juga jika Anda sedang berada di desa sekitar Sampit dan ingin kembali ke kawasan kota. Tapi, harus sabar menunggu taksi yang mau menghampiri.

Sampai ke Tujuan

Anda bisa di turun di daerah tujuan. Beberapa jasa mau mengantarkan Anda hingga ke alamat. Umumnya, sistem ini dipakai taksi dari perusahaan jasa travel. Namun, ada juga yang cukup turun di jalan raya atau jalan arteri saja.

Transit Makan

Untuk perjalanan antar-kabupaten hingga provinsi, sopir akan menurunkan penumpang di rumah makan yang biasanya punya fasilitas lengkap seperti toilet dan mushala. Berapa kali mampir-nya tergantung lama perjalanan. Ada yang 1 kali untuk 4 jam, 2 kali untuk 8 jam, dan lain-lain. Anda makan-minum dengan uang pribadi.

AC by Request

Jangan harap Anda bisa menikmati fasilitas AC sesukanya dalam taksi. Mesin pendingin ini akan dihidupkan sesuai kesepakatan para penumpang. Biasanya, kalau ada pemabuk perjalanan, sopir akan lebih toleran pada orang ini. Tapi tenang, angin sepanjang perjalanan akan cukup kencang, tinggal buka saja kaca mobil. Kalau melewati jalan berdebu, semua kaca bakal ditutup, baru AC dihidupkan sementara.

Lagu Dangdut

Aha, jarang lagu-lagu pop diputar dalam taksi. Seolah wajib, menu hiburannya selalu dangdut. Kalau musiknya tidak terlalu keras, Anda bisa mendengar lagu favorit dengan headset dari gadget sendiri.

Taksi is Kelotok

Ada lagi istilah yang dapat membingungkan Anda ketika ingin ke Pulau Seberang atau menempuh jalur air. Masyarat bisa merekomendasikan ‘taksi’ untuk Anda naiki. Jangan salah, taksi yang dimaksud adalah perahu motor alias kelotok. Dulu, taksi air ini kerap digunakan dalam perjalanan ke luar Kota Sampit. Kini, taksi air sudah jarang dipakai untuk jarak jauh dari area perkotaan Sampit. Kalaupun ada, tarifnya mahal, jauh lebih murah dengan menempuh jalan darat.