Sampit Last Friday Ride untuk Generasi yang Taat Hukum

oleh

Jika melihat rombongan orang besepedaan (bersepeda) malam atau pagi hari, bisa jadi mereka adalah komunitas Sampit Last Friday Ride. Yup, gerakan keren itu sudah berjalan lebih dari setahun. Kegiatannya cukup berdampak dalam membentuk generasi Sampit yang cinta lingkungan dan taat hukum.

Penasaran? Beberapa hari lalu kotasampit.com berkesempatan ngobrol via email dengan salah satu penggerak Sampit Last Friday Ride. Ini dia hasil hunting ke narasumber yang tidak mau disebut namanya.

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb. Salam Berdaya, Berbudaya, Berolahraga! Terima kasih atas kesediaan Kakak buat kami wawancarai.

Walaikumsalam Wr.Wb. Saya semangat sekali melihat email ini, senang hati bisa mewakili teman-teman pesepeda untuk menjawab pertanyaan yang diajukan.

Gimana sih ceritanya bisa terbentuk Sampit Last Friday Ride? Kenapa mengambil nama itu?

Terbentuknya Sampit Last Friday Ride terinspirasi oleh Critical Mass (penumpukan kendaraan di jalan, dalam hal ini sepeda .red) yang sudah menjadi tradisi gerakan bersepeda di lebih dari 300 kota di dunia.

Indonesia punya Jogja, Solo, Pangkalan Bun, Palangkaraya, Madiun , dan lain-lain yang melakukan last friday ride pada Jumat terakhir setiap bulan. Itu berkaitan dengan hari berolahraga di sekolah maupun instansi pemerintah.

Apa misi Sampit Last Friday Ride?

Misi utamanya memasyarakatkan sepeda, disertai mencegah anak-anak mengendarai motor. Di Kota Sampit, banyak pelajar SMA bahkan SMP, yang memakai motor sebagai alat transportasi ke sekolah.

Kami ajukan pertanyaan pada pembaca artikel ini: apakah berkendara tanpa surat izin mengemudi itu melanggar hukum? Jika Anda menjawab ‘iya’, masih kah kita membiarkan generasi Kota Sampit terbiasa melanggar hukum?

Alangkah baiknya kita bersinergi membentuk generasi yang taat hukum. Setelah membaca ini, kami berharap semua elemen masyarakat sadar untuk:

“Cegah anak mengendarai motor.”

Wah, setuju sekali, Kak. Kalau gitu, di mana saja acara rutin Sampit Last Friday Ride?

Acara rutinnya Jumat terakhir setiap bulan, dilakukan pada malam hari, bertempat di Museum Kayu. Ini karena museum tersebut adalah ikon yang harus kita banggakan.

Dok. Sampit Last Friday Ride

Dok. Sampit Last Friday Ride

Kalau dilihat, anggotanya cukup beragam, dari anak-anak sampai tua-muda ya, jenis sepeda juga macam-macam. Sekarang anggota aktif ada berapa?

Bersepeda itu tidak terbatas usia dari anak-anak hingga lanjut usia. Siapa pun yang menggunakan sepeda sudah bisa jadi bagian dari gerakan ini. Untuk jumlah anggota, kami tidak pernah menghitung tapi jumlah followers akun Instragram setiap hari bertambah loh.

Boleh diceritakan, bagaimana minat masyarakat Sampit dulu sampai berkembang seperti sekarang ini? Terus, bagaimana jatuh-bangunnya Sampit Last Friday Ride?

Masyarakat Sampit sangat antusias dalam bersepeda. Geografis daerahnya relatif datar, jadi bersepeda tidak perlu tenaga ekstra.

Bicara jatuh bangun, seperti halnya kita pertama kali belajar naik sepeda. Jatuh kemudian bangun lagi. Seperti itulah semangat kami .

Dok. Sampit Last Friday Ride

Dok. Sampit Last Friday Ride

Tantangan apa saja yang dihadapi Sampit Last Friday setahun ini? Bagaimana menaklukkannya?

Tantangannya, masih banyak orang tua yang memberi fasilitas motor pada anaknya yang belum cukup umur. Solusinya ialah bekerja sama dengan pihak sekolah untuk melakukan pendekatan persuasif ke orang tua siswa dan rutin melakukan razia di parkiran dekat sekolah.

Sayangnya, hanya beberapa sekolah yang konsisten. Salut deh sama guru yang peduli akan generasi penerus.

Dok. Sampit Last Friday Ride

Dok. Sampit Last Friday Ride

Sempat terpikir bersepeda di Sampit itu membosankan? Kalau ada, bagaimana menyiasatinya?

Bosan bersepeda tentu tidak. Dari situ, kita bisa melihat Sampit dengan cara yang berbeda bahkan lebih indah.

Kalau mulai bosan, coba deh bersepeda ke Mentaya Seberang atau main sepeda di Alam Salju. Anggota kami bahkan ada yang melakukan freestyle di stadion.

“Sampit tidak membosankan untuk besepeda titik!”

Dok. Sampit Last Friday Ride

Dok. Sampit Last Friday Ride

Apa manfaat yang Kakak rasakan selama bergabung dengan Sampit Last Friday Ride? Momen apa yang paling berharga?

Salah satu manfaatnya ialah berolahraga dan membentuk kepedulian terhadap pembangunan Kota Sampit. Momen paling berharga, ketika semangat itu terus bertambah sejak pertama kali bergabung hingga hari ini.

Rute terjauh dan paling seru pas ke mana, Kak?

Sebenarnya bukan seberapa jauh. Meski jarak dekat, kalau rutin bersepeda kan hitungannya jauh juga. Pengalaman tidak terlupakan adalah kegembiraan teman-teman pelajar saat merayakan dimulainya gerakan ini.

Menurut Kakak, seberapa besar potensi gerakan bersepeda di Sampit akan berkembang?

Sangat besar. Kami yakin banyak masyarakat yang suka bersepeda dan peduli untuk tidak membiarkan anak-anak melanggar hukum dengan mengendarai kendaraan bermotor.

Bagaimana respon media massa dan pemerintah terhadap Sampit Last Friday Ride?

Peran media sangat membantu dalam membangun karakter sebuah kota. Kami mengucapkan terima kasih untuk Radar Sampit yang sudah menjadi media promosi secara sukarela.

Respon pemerintah luar biasa, bahkan sampai diadakan Fun Bike dan Car Free Day. Itu bukti nyata dukungan mereka. Beberapa petinggi instansi pemerintah yang rutin bersepeda juga patut dijadikan contoh.

Dok. Sampit Last Friday Ride

Dok. Sampit Last Friday Ride

Apa harapan Sampit Last Friday Ride?

Harapan utama kami adalah semua elemen masyarakat turut mencegah anak mengendarai motor.

Untuk Bapak Bupati Kotim, Supian Hadi, kami harap ada bike park guna mendorong Sampit jadi contoh kota yang “Berdaya, Berbudaya, Berolahraga”. Siapa tahu harapan ini bisa tercapai.

Terakhir nih, Kak. Supaya komunitas berkembang, apa sih tipsnya?

Sampit Last Friday Ride adalah sebuah gerakan jadi kami bergerak bersama, bergembira bersama, bersepeda bersama sekalipun sepeda kita berbeda.

Tipsnya: jika ada perbedaan dalam cara memajukan gerakan komunitas, tetaplah bersama karena itu yang menjadi intergritas komunitas.

Oke deh, terima kasih atas bincang-bincangnya, Kak. Semoga sukses selalu.
Semoga kamu bersepeda. Salam kring, kring, kring!

Nah, buat yang mau info lebih lanjut, cek deh facebook Sampit Last Friday Ride.