Jebakan “Pantai” di Sampit

oleh

Sebelumnya KSDC pernah mengulas Hati-Hati dengan Istilah Taksi di Kota Sampit, sekarang hati-hati dengan kata “pantai” di Sampit.

Ketika Anda bertanya suatu tempat di dalam Kota Sampit, mungkin seseorang akan berkata “di pantai”. Misal:

A : Di mana rumahmu?
B : Di Ketapang
A : Sebelah mananya?
B : Pinggir pantai

Well, gaes, jangan bayangkan rumah orang ini ada di pesisir pantai dengan pemandangan laut di depannya.

Dalam bahasa Sampit (Baca: Di Sampit Pakai Bahasa Apa?) baik bahasa Banjar maupun bahasa Dayak Sampit, pantai berarti tepi sungai, khususnya tepi Sungai Mentaya.

Ilustrasi area “pantai” yang berarti tepi sungai

Pantai merujuk pada area permukiman di atas Sungai Mentaya sampai beberapa meter di daratan tepi Sungai Mentaya.

Pinggir pantai bisa berarti “tepi sungai”. Dekat pantai berarti “dekat sungai”.

Namun, pantai sendiri bukan berarti sungai. Sungai bahasa Sampitnya ya sungai (bahasa Banjar) atau sungei (bahasa Dayak Sampit).

Hummm jadi begitu ya, Sodara.