Rasa Khas Wadi

oleh

Wadi adalah kuliner Sampit dari Suku Dayak dan Banjar yang terbuat dari olahan ikan sungai seperti jelawat, patin, sapat, papuyu, kapar, baung, dll. Seperti apa rasa makanan khas Sampit ini ya?

Ikan Fermentasi Aroma Khas

Wadi merupakan teknik pengawetan ikan ala Suku Dayak dan Banjar. Pada dasarnya, bau ikan fermentasi kurang sedap ya gaes. Tapi orang-orang terdahulu punya teknik khusus supaya bau ikan jadi harum dan rasanya jauh lebih enak.

Proses Super Panjang

Untuk membuat wadi perlu proses panjang. Melalui rendam-merendam dengan berbagai bahan sampai berhari-hari. Habis direndam semalaman, dicuci, lalu direndam lagi dengan bumbu lainnya, dicuci, lalu direndam lagi.

Yang jelas, wadi dipendam selama berhari-hari dengan taburan beras sangrai yang sebelumnya juga direndam semalaman. Konon, orang jaman dulu memendam wadi di dalam balanga alias guci.

Rasa Khas Wadi

Bagi yang pertama kali mencoba makanan khas Sampit ini mungkin kaget karena aromanya seperti ikan rebus yang sedikit basi. But, lama-lama hidung dan lidah akan terbiasa bahkan ketagihan.

Gurih dan renyah ikan wadi begitu menyatu di mulut. . Kuliner Sampit ini paling pas dimakan dengan nasi panas.