Makan Kulit Jeruk

oleh

Kebanyakan dari kita terutama yang anak muda nih ya makan kulit jeruk terdengar aneh atau ada yang bilang iyyuuhhh ga biasa banget. Tapi sebenarnya di Sampit, makan ala begini biasa banget apalagi orang-orang tua yang sekarang umurnya sudah 50-an ke atas.

Waktu kecil saya sering melihat nenek saya makan kulit jeruk, sampai sekarang orang tua saya pun begitu, dan saya pun jadi terbiasa juga.

Jenis yang biasa dimakan bersama nasi adalah kulit jeruk sambal dan sebangsa jeruk keprok atau jeruk manis, bahkan kadang jeruk mandarin. Intinya jenis kulit yang tipis, yang gampang dikunyah.

Nampaknya pilihan tepat nih sea food plus kulit jeruk biar kolesterolnya berkurang

Rasanya? Hummm segar, penuh aroma jeruk saat dikunyah. Agak-agak pedas dari cairan kulitnya.

Kalau jeruk nipis ada rasa asam karena sulit terpisah dari serat bulir buahnya. Kalau kulit jeruk keprok atau jeruk manis ada sedikit pahit. Begitu memakannya ada sensasi segar di mulut dan di pikiran.

Cara makannya gampang saja. Untuk jeruk nipis, potong buahnya dan peras airnya. Kalau jeruk keprok atau jeruk manis kupas saja kulitnya. Jangan lupa dicuci bersih dulu sebelum dimakan. Makannya mentah-mentah saja.

Di Sampit, kulit jeruk dimakan mentah saja

Makan kulit jeruk paling enak bertemankan sambal terasi. Lauknya bisa apa saja tapi yang paling mantap adalah ikan bakar.

Manfaat kulit jeruk tak perlu ditanya. Kulit jeruk bisa mencegah kanker dan diabetes, menurunkan kolesterol, dan memperbaiki pencernaan (Tempo.co). Minyak atsiri kulit jeruk berfungsi menenangkan saraf dan meningkatkan suasana hati (Liputan6.com).

Baca Juga: 6 Cara Makan Orang Sampit yang Aneh Tapi Patut Dicoba