Kambang Henda: Pernah Makan Bunga Kunyit?

oleh

Makan rimpang kunyit sudah biasa, dari bahan masakan hingga obat. Tapi, pernahkah mencicip bunganya? Saya survey sebentar di internet, agak sulit menemukan artikel tentang kembang ini di daerah lain.

Di Kota Sampit, kambang henda (Bahasa Dayak) lumrah dimakan mentah-mentah. Cukup cuci dengan air bersih, kembang janar (Bahasa Banjar) jadi semacam lalapan. Bisa langsung dilahap bersama nasi atau dicolek sambal terasi.

Rasanya? Khas di hidung. Ada sedikit sensai mint. Aromanya seperti bagian rimpang tapi tidak sekuat itu. Wanginya ramah. Semacam makan kemangi tapi teksturnya lebih tebal.

Kunir (rimpang) dapat mencegah pikun (Alzheimer), antioksidan, antiseptik, sampai menghambat perkembangan HIV. Namun, saya belum menemukan riset yang menunjukkan apakah semua manfaat tersebut juga terkandung dalam bunganya. Ada ahli yang bisa membantu saya?

Sri Yuni Hartati dalam Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri mengungkapkan khasiat kembang ini. Pastanya bisa jadi obat cacing, penyakit kulit, dan gonorrhea (penyakit kelamin).

Kalau sudah musim, beli saja bunga ini di pasar tradisional. Harganya murah nan meriah. Tertarik mencoba? Enak kok.