Mitos Tapah di Sungai Mentaya

Jadi ingat kata orang tua dulu, “Jangan menjuntai kaki ke dalam air, nanti digigit tapah”. Entah benar atau tidak, yang jelas kata-kata itu sering dipakai untuk menakuti anak kecil saat berada di batang*.

Kalau sudah dibilang begitu, segeralah anak yang takut ini menarik kakinya, meletakkannya di atas batang. 

Kabarnya tapah bisa menggigit kaki manusia sampai terpotong, apalagi waktu malam hari. Tapi kenapa mereka yang berenang aman-aman saja ya?

Kalau di Sungai Mentaya, manusia dimakan tapah jarang terjadi ya. Tapi banyak orang-orang tua yang bilang mereka melihat sendiri monster air itu.

Ternyata benar. Tapah alias Wallago adalah ikan karnivora (pemakan daging) yang bertubuh besar. Panjang predator ini bisa mencaapi 2 meter dengan berat 95 kilogram.

Tapah yang hidup di Kalimantan umumnya jenis Wallago Leeri. Tubuhnya hitam besar dan berkumis. 

Konon katanya, cepatlah selesaikn urusan jamban di malam hari. Karena kalau lama-lama, ikan ini bisa mengintai. Hiiiiiii.

*Lantai dari susunan batang kayu yang mengapung di air. 

About the author

Freelance writer genre fiksi dan nonfiksi.

Leave a Reply

%d bloggers like this: